Selasa, 31 Januari 2017

KaTa-KaTa NasiHaT JaWa


Sapa sing tansah ngliwati dina lan nglakoni apa sing ana kanti ati sing legawa,Bakal oleh hasil sing luwih kanggo uripe tinimbang wong liya
Jika hidup masih dipenuhi dengan nafsu untuk bersenang-senang, yang namanya kemuliaan hidup akan semakin sulit ditemukan.

Yen kabih wis ginaris nyata, aja nganti ana ati sing rumangsa sengsara narima pacoba
Jika semua sudah menjadi ketetuan Tuhan, jangan ada lagi hati yang merasa sedih disaat menerima cubaan.

Nyambut gawe diniati sing tenanan,Kanggo golek panguripan sukur bisa nguripi wong sing kekurangan.Sapa seneng andum bakal keduman, sapa seneng pawih bakal luwih
Berkarya dengan niat yang sungguh-sungguh, untuk mencari penghidupan akan lebih baik jika bisa menghidupi.
Dengan berbagi semakin memperlancar rezeki,siapa bermurah hidup penuh berkah dan berlimpah.

Luwih pantes diajeni wong wani urip tinimbang wani mati.Yen wani urip kudu kuat.Yen wani mati bisa mung karana nekat.
Lebih mulia dihargai orang karena berani hidup daripada berani mati Karena berani hidup harus kuat Tetapi berani mati bisa hanya karena nekat.

Nglakoni apa-apa sing kudu dilakoni lan ninggalke apa-apa sing kudu ditinggalke wujud tanggung jawabe manungsa marang uripe.
Melakukan sesuatu yang harus dilakukukan dan meningalkan sesuatu yang harus ditingalkan adalah wujud dari tanggung jawabnya manusia akan hidupnya.

Uwong sing ngaku bala nanging mung reka-reka iku luwih seneng yen awakmu sengsara.Ngati-ngati milih bala ngati-ngati milih kanca
“Orang yang mengaku teman tetapi cuma pura-pura itu lebih senang kalau dirimu sengsara.Hati-hati memilih teman”
Kata Kata Bijak Jawa dan Artinya
Urip iku terus mlaku, Bebarengan karo wektu,SING BISA GAWA LAKUMU, Supaya apik nasibmu.
Hidup itu terus berjalan,bersamaan dengan waktu,Yang bisa membawa tingkah lakumu.Biar baik nasibmu.

Aja umuk bandhane wong tuwa, Arepa ora sepira, Yen hasil kringete dhewe iku luwih nyenengake lan bisa dibanggaake.
Jangan menyombongkan hartanya orang tua,Walaupun tidak seberapa,kalau hasil dari keringatnya sendiri itu lebih menyenangkan dan bisa dibanggakan.

Aja takon Gusti tresna ora marang awake dewe, Yen iseh bisa maca tulisan iki kudune sadar lan kudu sukur iseh weruh donya iki. 
Jangan tanya Tuhan cinta tidak terhadap kita.Kalau masih bisa membaca tulisan ini harusnya sadar&harus bersukur masih bisa melihat dunia ini. 
Aja dadi uwong sing rumangsa bisa lan rumangsa pinter. Nanging dadiya uwong sing bisa lan pinter rumangsa.
Jangan jadi orang yang merasa Bisa dan merasa Pintar Tetapi jadilah orang yang bisa dan pintar merasa.

Ana mangsane bisa diunggahi ana mangsane diadohi.Ana mangsane nyuburi ana mangsane ngrusaki.Iku salah siji wujud kuwasane Gusti
Ada saatnya bisa didaki ada saatnya dijauhi.Ada saatnya menyuburkan ada saatnya merusak.Itu salah satu wujud kuasanya Tuhan.

Genahe…Gustimu ora butuh disembah supaya mulya, Manungsa sing butuh nyembah supaya mulya.
Sebenarnya…Tuhanmu tidak butuh disembah supaya mulia,Manusia yang butuh menyembah supaya mulia.

Ngarep-ngarep pitulungane manungsa iku kadangkala malah ngadohke pitulungane Sing Kuwasa,Merga manungsa wis semendhe ora marang Gustine.
Mengharapkan pertolongan manusia itu kadangkala menjauhkan pertolongan Yang Kuasa.Karena manusia sudah menyandarkan ke sesamanya tidak kepada Tuhannya.

Aja nyawang sugih dadi ukuran mulya,Aja nyawang mlarat dadi ukuran hina,Mulya iku ana becike laku lan ati sing cedhak marang Gusti.
Jangan melihat kekayaan jadi ukuran kemuliaan,Jangan melihat kemiskinan jadi ukuran kehinaan.Kemuliaan itu ada baiknya perbuatan dan hati yang dekat kepada Tuhan.

Ora ana manungsa tinakdir ala, Kabeh manungsa iku dasare apik. Mung napsu sing angel dikalahke ndadeake alane dadi nyata.
Tidak ada manusia bertakdir jahat, Semua manusia dasarnya baik.Cuma nafsu yang sulit dikalahkan menjadikan kejahatan menjadi nyata.


BAGAIMANA KITA MEMANDANG GURU KITA.?


Al Imam Ali bin Hasan al Atthas mengatakan :
ﺍﻥ ﺍﻟﻤﺤﺼﻮﻝ ﻣﻦ ﺍﻟﻌﻠﻢ ﻭﺍﻟﻔﺘﺢ ﻭﺍﻟﻨﻮﺭ ﺍﻋﻨﻲ ﺍﻟﻜﺸﻒ ﻟﻠﺤﺠﺐ، ﻋﻠﻰ ﻗﺪﺭ ﺍﻻﺩﺏ ﻣﻊ ﺍﻟﺸﻴﺦ ﻭﻋﻠﻰ ﻗﺪﺭ ﻣﺎ ﻳﻜﻮﻥ ﻛﺒﺮ ﻣﻘﺪﺍﺭﻩ ﻋﻨﺪﻙ ﻳﻜﻮﻥ ﻟﻚ ﺫﺍﻟﻚ ﺍﻟﻤﻘﺪﺍﺭ ﻋﻨﺪ ﺍﻟﻠﻪ ﻣﻦ ﻏﻴﺮ ﺷﻚ

” Memperoleh ilmu, futuh dan cahaya (maksudnya terbukanya hijab- hijab batinnya), adalah sesuai kadar adab kita bersama guru. Kadar besarnya guru di hati kita, maka demikian pula kadar besarnya diri kita di sisi Allah tanpa ragu “. (al Manhaj as Sawiy : 217).


Imam Nawawi ketika hendak belajar kepada gurunya, beliau selalu bersedekah di perjalanan dan berdoa, ” Ya Allah, tutuplah dariku kekurangan guruku, hingga mataku tidak melihat kekurangannya dan tidak seorangpun yang menyampaikan kekurangan guruku kepadaku “. (Lawaqih al Anwaar al Qudsiyyah : 155).
Beliau pernah mengatakan dalam kitab At Tahdzibnya :
ﻋﻘﻮﻕ ﺍﻟﻮﺍﻟﺪﻳﻦ ﺗﻤﺤﻮﻩ ﺍﻟﺘﻮﺑﺔ ﻭﻋﻘﻮﻕ ﺍﻻﺳﺘﺎﺫﻳﻦ ﻻ ﻳﻤﺤﻮﻩ ﺷﻲﺀ ﺍﻟﺒﺘﺔ
''Durhaka kepada orang tua dosanya bisa hapus oleh taubat, tapi durhaka kepada ustadzmu tidak ada satupun yang dapat menghapusnya’’.

Habib Abdullah al Haddad mengatakan, ''Paling bahayanya bagi seorang murid, adalah berubahnya hati gurunya kepadanya. Seandainya seluruh wali dari timur dan barat ingin memperbaiki keadaan si murid itu, niscaya tidak akan mampu kecuali gurunya telah redha kembali ''. (Adaab Suluk al Murid : 54).


Seorang murid sedang menyapu madrasah gurunya, tiba-tiba Nabi Khidir mendatanginya. Murid itu tidak sedikitpun menoleh dan mengajak bicara nabi Khidhir. Maka nabi Khidhir berkata, ''Tidakkah kau mengenalku ?. Murid itu menjawab, ” Ya aku mengenalmu, engkau adalah Abul Abbas al Khidhir ''.

Nabi Khidhir, '' Kenapa kamu tidak meminta sesuatu dariku ?”.
Murid itu menjawab, ''Guruku sudah cukup bagiku, tidak tersisa satupun hajat kepadamu''.
(Kalam al Habib Idrus al Habsyi : 78).

Al Habib Abdullah al Haddad berkata, ''Tidak sepatutnya bagi penuntut ilmu mengatakan pada gurunya, ” perintahkan aku ini, berikan aku ini !”, karena itu sama saja menuntut untuk dirinya. Tapi sebaiknya dia seperti mayat di hadapan orang yang memandikannya “.
(Ghoyah al Qashd wa al Murad : 2/177).

Para ulama ahli hikmah mengatakan, ''Barangsiapa yang mengatakan ” kenapa ?” Kepada gurunya, maka dia tidak akan bahagia selamanya''. (Al Fataawa al Hadiitsiyyah:56).

Para ulama hakikat mengatakan, ''70% ilmu itu diperoleh sebab kuatnya hubungan (batin, adab dan baik sangka) antara murid dengan gurunya ''.

https://generasisalaf.wordpress.com/2017/01/09/adab-kepada-guru-kunci-meraih-ilmu/

KaTa-KaTa NasiHaT JaWa


Alam iki sejatining Guru. Ertinya : Alam adalah guru yang sejati.

Gusti iku cedhak tanpa senggolan, adoh tanpa wangenan.
Ertinya Tuhan itu dekat meski kita tubuh kita tidak dapat menyentuhnya dan akal kita dapat menjangkaunya.

Memayu hayuning pribadi; memayu hayuning kulawarga; memayu hayuning sesama; memayu hayuning bawana. Ertinya : berbuat baik bagi diri sendiri, keluarga, sesama manusia, makhluk hidup dan seluruh dunia.

Tansah ajeg mesu budi lan raga nganggo cara ngurangi mangan lan turu. Ertinya : Kurangi makan dan tidur yang berlebihan agar kesihatan kita sentiasa terjaga.

Kawula mung saderma, mobah-mosik kersaning Hyang sukmo.
Ertinya: Lakukan yang kita bisa, setelahnya serahkan kepada Tuhan.

Ambeg utomo, andhap asor.
Ertinya : Selalu menjadi yang utama tapi selalu rendah hati.

Ora kena nglarani.
Ertinya: Jangan melukai orang lain.

Golek sampurnaning urip lahir batin lan golek kusumpurnaning pati.
Ertinya: Kita bertanggung jawab untuk mencari kesejahteraan hidup di dunia dan akhirat.

Manungsa mung ngunduh wohing pakarti.
Ertinya: Kehidupan manusia baik dan buruk adalah akibat dari perbuatan manusia itu sendiri.

Narimo ing pandum. Ertinya Menerima segala rintangan dengan ikhlas.

Adigang, adigung, adiguno.
Ertinya  jaga kelakuan, jangan sombong dengan kekuatan, kedudukan, ataupun latar belakangmu.

Ala lan becik iku gegandhengan, Kabeh kuwi saka kersaning Pangeran€.
Ertinya Kebaikan dan kejahatan ada bersama-sama, itu semua adalah kehendak Tuhan.

Urip kang utama, mateni kang sempurna.
Ertinya Selama hidup kita melakukan perbuatan baik maka kita akan menemukan kebahagiaan di kehidupan selanjutnya.

Mohon, mangesthi, mangastuti, marem.
Ertinya Selalu meminta petunjuk Tuhan untuk meyelaraskan antara ucapan dan perbuatan agar dapat berguna bagi sesama.

Natas, nitis, netes - Artinya : Dari Tuhan kita ada, bersama Tuhan kita hidup, dan bersatu dengan Tuhan kita kembali.

Aja mbedakake marang sapadha-padha -
Ertinya : Hargai perbedaan, jangan membeda-bedakan sesama manusia.

Rela lan legawa lair trusing batine- Ertinya : Ikhlas Zahir batin.

Sumber:http://wawartos.blogspot.my/2013/12/pepatah-dan-nasehat-jawa-ter-bijak.html

Khamis, 12 Januari 2017

JelIng Sebentar -IWAN SYAHMAN SERU RAKAN ARTIS BERUBAH

Iwan Syahman
Penyanyi irama dangdut, Iwan, menyeru rakan-rakan artisnya supaya segera berubah bagi mendapatkan keampunan Allah. Menurut beliau, artis-artis yang ingin berubah tidak sepatutnya melengah-lengahkan keinginan itu supaya dengan itu mereka akan menjadi lebih dekat kepada Allah SWT. Katanya, perubahan para artis ke arah yang lebih baik merupakan satu perkara yang penting bagi membolehkan mereka bersama-sama umat Islam lain melakukan perubahan ke arah yang lebih baik pula terhadap masyarakat.

"Marilah kita bersama-sama kembali kepada Allah, kembali kepada fitrah, inilah yang lebih baik. Kalau nak menyanyi tu menyanyilah lagu-lagu yang boleh memberikan manfaat kepada kita dan kepada peminat-peminat kita," katanya ketika ditemui Harakahdaily di sini, malam tadi.
Menurut beliau, perubahannya berpunca dari banyak sebab dan beliau bersyukur kepada Allah kerana telah memberikan kesempatan kepadanya untuk berfikir supaya berubah.

"Tapi yang pentingnya bagi saya, saya bersyukur dalam keadaan saya sekarang yang lebih tenang dan lebih suka untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT," katanya. Iwan yang mula kelihatan berubah sejak 5 tahun lalu berkeupayaan memperlihatkan perubahan yang ketara pada diri dan kehidupannya sejak 2 tahun lalu dan beliau bersyukur kepada Allah kerana diberikan sokongan padu oleh para peminatnya. Beliau yang kini lebih suka menyanyikan lagu-lagu yang berkonsepkan nasyid turut menghasilkan sebuah album seperti itu yang diberi judul Segalanya Allah.

"Alhamdulillah, saya lebih senang menyanyikan lagu-lagu seperti ini. Saya tak segan-segan untuk menyanyikan lagu-lagu ini," jelas beliau ketika ditemui sempena kunjungannya ke Markas PAS Taman Melewar, di sini, malam tadi bagi mengadakan persembahan pada program Rapat Rakyat anjuran PAS Kawasan Batu. Kepada peminat-peminatnya, beliau tidak lupa mengucapkan ribuan terima kasih kerana memberian sokongan yang padu terhadap album tersebut.

'Doakan saya untuk saya selalu beristiqamah dengan lagu-lagu macam ini untuk anda semua. Harapan saya dengan lagu-lagu macam ini juga dapat mendorong masyarakat untuk mendekatkan diri kepada Allah. Tujuan saya supaya apabila lagu-lagu ini sampai ke telinga orang, khususnya peminat-peminat saya yang masih tenggelam dalam arus dunia seperti saya dulu, kita sama-sama melakukan perubahan yang lebih baik ke arah mendekatkan diri kepada Allah SWT," ujarnya.


Album Segalanya Allah mengandungi 10 buah lagu. Kesemua lagu dan liriknya dicipta oleh Iwan sendiri. Album tersebut telah berada di pasaran sejak 2 bulan lalu. Menerusi kemunculan album terbarunya itu, beliau yang sebelum ini hanya dikenali dengan Iwan turut melakukan perubahan terhadap namanya dengan menamakan dirinya sebagai Iwan Syahman.


Selasa, 10 Januari 2017

۞اَللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ۞

"Sungguh engkau diciptakan bukan untuk membalas orang yang menyakitimu, kewajipanmu hanyalah bersabar. Kerana sabar merupakan adabmu kepada Allah Subhanahu wa Taala"

[Habib Ali Abdurrahman Al-Jufri Hafizhahullah]